Penerapan Pedoman Mushaf Standar Indonesia (MSI) dalam Pentashihan Buku Yāsīn: Tinjauan Kesesuaian dan Konsistensi Penulisan
DOI:
https://doi.org/10.64341/jiqsi.v3i2.44Keywords:
Mushaf Standar Indonesia, Yasin, PentashihanAbstract
Seiring dengan berkembangnya mushaf yang diterbitkan di Indonesia, penting untuk menjaga kesucian al-Qur’an melalui penerapan standar yang konsisten. Lajnah Pentashihan Mushaf al-Qur’an (LPMQ) dibentuk untuk mengkaji dan menerbitkan mushaf yang sesuai dengan pedoman yang telah disepakati. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan bahwa buku Yāsīn yang digunakan dalam kegiatan keagamaan di Indonesia sesuai dengan standar Mushaf Standar Indonesia (MSI), guna menghindari kesalahan bacaan yang dapat mempengaruhi makna dan kesucian al-Qur’an. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan (library research) dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengandalkan sumber tertulis seperti buku, manuskrip, dan artikel terkait, serta mengumpulkan data primer dari buku mengenai MSI dan data sekunder dari berbagai jurnal yang dianalisis menggunakan model analisis Huberman dan Miles. Buku yang diteliti adalah "Surat Yaasiin dan Tahlil Huruf Arab-Latin & Terjemahannya" karya A. Maulana Y, yang diterbitkan oleh Rizki di Semarang pada Juli 2024. Buku ini menyajikan teks-teks ibadah penting dalam dua versi, yaitu Huruf Arab-Latin dengan terjemahan yang jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Yāsīn ini memiliki beberapa perbedaan dengan MSI, terutama dalam penulisan harakat, tasydid, dan mad thabi’i. Meskipun kesalahan-kesalahan ini tidak mempengaruhi makna atau bacaan, ketidakkonsistenan ini menunjukkan pentingnya keseragaman dalam penulisan mushaf. Namun, kesalahan tersebut tidak mengubah sahihnya bacaan, sehingga buku Yāsīn ini tetap layak digunakan dalam ibadah.
Published
License
Copyright (c) 2025 M. Hafiz Mauluddin Hazmi, Najib Irsyadi (Penulis)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





