Pandangan Murtadha Muthahhari Tentang Kenabian

Penulis

  • Bimba Valid Fathony Universitas Islam Negeri Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto Penulis

DOI:

https://doi.org/10.64341/jiqsi.v4i1.67

Kata Kunci:

Murtadha Muthahhari, Kenabian

Abstrak

Islam memandang kenabian sebagai suatu hal yang pokok dan penting, dimana peran mereka sangat prinsipil terutama dalam menyiarkan ajaran-ajaran tauhid. Para ulama telah menyepakati bahwasanya Nabi maupun Rasul mereka adalah orang istimewa dan pilihan. Kenabian dipahami sebagai karunia ilahi yang murni bagi mereka yang terpilih. Pada penelitian ini, peneliti akan membahas tentang kenabian dalam pandangan Murtadha Muthahhari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis library research/ penelitian pustaka. Temuan dalam penelitian ini antaranya, ajaran tentang Kenabian dalam Islam menjadi hal pokok dan prinsip walaupun di dalamnya banyak ditemui beragam penafsiran tentang kenabian. Murtadha Muthahhari memberikan perbedaan antara Nabi dan Manusia Jenius, manusia jenius dia adalah yang mempunyai kekuatan intelektual istimewa serta pemahaman yang luar biasa, namun terkadang mereka masih dapat melakukan kesalahan dalam perhitungan mereka. Para Nabi disamping dianugerahi dengan kekuatan intelektual juga mempunyai kekuatan lain yaitu wahyu, dimana wahyu ini tidak dipunyai oleh manusia jenius. Murtadha Muthahhari memahami bahwa, Nabi adalah jenis manusia tingkat tertinggi yang memperoleh anugerah wahyu. Tujuan Nabi tidak sekedar mengajak manusia beriman kepada Allah tapi juga untuk kesejahteraan manusia di muka bumi. Nabi Muhammad SAW menjadi penutup Kenabian yang sudah tidak diragukan lagi.

Unduhan

Diterbitkan

31-07-2026

Terbitan

Bagian

Artikel

##category.category##

Cara Mengutip

Bimba Valid Fathony. 2026. “Pandangan Murtadha Muthahhari Tentang Kenabian”. JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur’an Dan Studi Islam 4 (1): 1-15. https://doi.org/10.64341/jiqsi.v4i1.67.